ContohTeks Drama Menarik. Naskah drama memang selalu menjadi hal penting untuk sebuah pertunjukan drama. Sebuah naskah harus dibuat dengan memiliki konsep harus disusun dengan baik dan rapi. Di bawah ini ada beberapa contoh teks drama dari berbagai jenis drama yang bisa dijadikan sebuah referensi. 1. Contoh Teks Drama Tragedi
Uploaded byrina safitri 60% found this document useful 5 votes7K views6 pagesDescriptionlopCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document60% found this document useful 5 votes7K views6 pagesDrama Cinta Tanah AirkuUploaded byrina safitri DescriptionlopFull descriptionJump to Page You are on page 1of 6Search inside document You're Reading a Free Preview Pages 4 to 5 are not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Senin 18 Februari 2013 DRAMA TENTANG CINTA TANAH AIR AKU BANGGA JADI ANAK INDONESIA Berkembangnya jaman dan mulai berkembangnya teknologi yang semakin modern dan maju. Membuat sebagian budaya yang di wariskan nenek moyang kita di anggap kuno oleh kalangan anak remaja sekarang.
KARAKTERISTIK NASKAH DRAMA SERIAL BERTEMA CINTA TANAH AIR KARYA SISWA EKTRAKULIKULER TEATER SMAN 4 MALANG Abstract Abstrak Salah satu kompetensi yang dikembangkan dalam kegiatan ekstrakurikuler teater SMA Negeri 4 Kota Malang adalah komptensi menulis naskah drama serial. Tema yang dipilih dalam pelatihan penulisan naskah drama serial pada tahun 2020 adalah cinta tanah air. Hal ini dipandang penting karema rasa cinta tanah air perlu ditanamkan sebagai salah satu karakter utama siswa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter naska drama serial karya siswa dari aspek tokoh dan penokohan, plot, latar, tema, dialog, petunjuk laku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis struktur naskah drama. Sumber data penelitian berupa dokumen karya siswa dan hasil wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa karakteristik naskah drama mencakup 1 tokoh dan penokohan dalam naskah drama serial mencakup dua hal yaitu, pengarang sebagai tokoh utama dan pengarang sebagai tokoh pembantu. 2 plot yang digunakan terdapat tiga kategori yaitu, sumber konflik, keterlibatan tokoh dan konflik, dan kelengkapan plot. 3 latar yang digunakan adalah lingkungan sekolah dan rumah sebagai latar ceita. 4 tema yang digunakan adalah cinta tanah air dengan subtema pendidikan dan budaya. 5 dialog yang digunakan adalah dialog umum dengan bahasa sehari-hari. 6 petunjuk laku yang digunakan adalah petunjuk lakuan Kunci Naskah drama serial, pendidikan karakter, ekstrakulikuler One of the competencies developed in the extracurricular activities of theater at SMAN 4 Malang is the competence in writing serial drama scripts. The theme chosen in the drama series script writing training in 2020 is love for the country. This is considered important because the love of the country needs to be instilled as one of the main characters of Indonesian students. This study aims to analyze the character and characterization, plot, setting, theme, dialogue, and action instructions. This study uses a qualitative approach with the method of structural analysis of drama scripts. Sources of research data in the form of student work documents and interview results. The results of the study indicate that the characteristics of the drama script include 1 characters and characterizations in a serial drama script include two things, namely, the author as the main character and the author as the supporting character. 2 the plot used consists of three categories, namely, sources of conflict, involvement of figures and conflicts, and completeness of the plot. 3 the setting used is the school and home environment as the background for the story. 4 the theme used is love for the country with the sub-theme of education and culture. 5 the dialogue used is general in everyday language. 6 the guidelines for the behavior used are the guidelines for the behavior of the Serial drama scripts, character education, theater extracurricular activities. Keywords Language, Literature, Drama Script References Lutter, E. 2010. Kunci Sukses Menuis Skenario. JakartaGrasindo. Noorfitriana, Yunita 2016. Karakteristik Naskah Drama Karya Siswa Kelas XI Bahasa Di SMAN 1 Grati. Skripsi tidak diterbitkan. MalangUM Pratiwi dan Siswiyanti, Y 2014. Teori Drama dan Pembelajarannya. YogyakartaOmbak Dua. Priyatno, Joko .2010. Peningkatan Keterampilan Menulis Naskah Drama Melalui Media Lagu Dengan Menggunakan Pendekatan Kooperatif Learning Model “Numbered Heads Together” Siswa Kelas VIII SMPN 2 Tengaran. Skripsi diterbitkan .SemarangUNNES. Diakses 05 November 2020. Permendiknas 22 Th 2006 tentang Standar Isi Rokhmansyah, Studi dan Pengkajian Sastra Perkenalan Awal Terhadap Ilmu Ilmu. Solihuddin. 2013. Peningkatan Keterampilan Menulis Naskah Drama Satu Babak Dengan Teknik Picture and Picture Melalui Media Gambar Gunung Pada Siswa Kelas VII B MTs Manbaul Ilmin Nafi Gunung Mulyo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi tidak diterbitkan SemarangUNNES Universitas Negeri Malang, 2017, Pedoman Menulis Karya Ilmia, Malang, Press UM Yonny,A .2013. Sosiolinguistik. YogyakartaPustaka Pelajar. Waluyo, H. 2003. DramaTeori dan Pengajarannya. YogyakartaHanindita Graha Widia. DOI Refbacks There are currently no refbacks. Copyright c 2021 Defi Permatasari This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike International License.
Naskahdrama religi dan percintaan 1. Naskah Drama oleh Reni Lestari, Deki Arliandi, dan Hastin Azkiah Tema : Percintaan dan Religi Judul : Endless Love Latar : Pondok pesantren Khusnul Khotimah dan Madinah Perwatakan : - Aisyah : shalehah, cerdas, sabar, ramah, dan bershabat - Fatimah : baik hati, shalehah, ramah, dan bersahabat - Ahmad : shaleh, baik hati, sabar, dan cerdas - Kiai Haji
inproceedings{Permatasari2021KARAKTERISTIKND, title={KARAKTERISTIK NASKAH DRAMA SERIAL BERTEMA CINTA TANAH AIR KARYA SISWA EKTRAKULIKULER TEATER SMAN 4 MALANG}, author={Defi Indah Permatasari and Yuni Pratiwi}, year={2021} }Abstrak Salah satu kompetensi yang dikembangkan dalam kegiatan ekstrakurikuler teater SMA Negeri 4 Kota Malang adalah komptensi menulis naskah drama serial. Tema yang dipilih dalam pelatihan penulisan naskah drama serial pada tahun 2020 adalah cinta tanah air. Hal ini dipandang penting karema rasa cinta tanah air perlu ditanamkan sebagai salah satu karakter utama siswa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter naska drama serial karya siswa dari aspek tokoh dan… One Citation19 pergaulan bebas (drama disekolah ) nadadinda dari garut bertausyiah mengenai "cinta tanah air" di aksi indonesia 2019 top 18 akademi sahur indonesia suatu pergaulan bebas (drama disekolah ) 20. sebuah kisah nyata tentang bahayanya pergaulan bebas, hingga arti sebuah kehormatan. #kisahnyata #ceritasubscriber
Cinta tanah air adalah fitrah manusia, orang beriman, bahkan rasa itu dimiliki Rasulullah ﷺ. Hubbul wathon minal iman ?Butrus al-Bustani Islam memandang rasa cinta terhadap tanah air adalah tabiat semua manusia. Hal itu tergambar jelas pada ayat al-Quran yang berbunyi وَلَوْ أَنَّا كَتَبْنَا عَلَيْهِمْ أَنِ ٱقْتُلُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ أَوِ ٱخْرُجُوا۟ مِن دِيَٰرِكُم مَّا فَعَلُوهُ إِلَّا قَلِيلٌ مِّنْهُمْ Seandainya kami perintahkan manusia untuk membunuh diri mereka atau keluar dari negeri mereka, pasti tidak ada yang mau mengerjakannya, kecuali sedikit saja dari mereka. al-Nisa 66 Manusia cendrung cinta pada dirinya dan negerinya. Bahkan untuk menghargai rasa itu, cinta tanah air disandingkan bersama cinta terhadap agama, Allah berfirman لَّا يَنْهَىٰكُمُ ٱللَّهُ عَنِ ٱلَّذِينَ لَمْ يُقَٰتِلُوكُمْ فِى ٱلدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَٰرِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوٓا۟ إِلَيْهِمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُقْسِطِينَ Allah tidak melarang kalian berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangi agama kalian dan tidak pula mengusir kalian dari negeri kalian. Karena Allah mencintai orang-orang adil. al-Mumtahanah 8 Berdasarkan dua dalil di atas; cinta tanah air adalah hal maklum yang menjadi tabiat manusia, bahkan cinta itu menjadi pembenaran atas jihad bela negara. Maka, cinta agama dan tanah air bukanlah sebuah dosa. Keduanya bisa berjalan bersama. Muslim maupun kafir juga dapat berdampingan. 2. Hubbul Wathon Seperti disinggung di awal, cinta pada negeri bahkan dimiliki oleh manusia paling beriman dan bertakwa pada Allah, yakni nabi Muhammad. Bacalah sejarah, bagaimana Rasulullah kaget setelah mengetahui bahwa dirinya kelak akan diusir jika terus berdakwah. Setelah 13 tahun diintimidasi, Mekkah makin tak kondusif untuk ditempati kaum mukminin. Hari itu nabi Muhammad terpaksa berhijrah ke Madinah. Usia beliau 53 tahun kala itu. Bayangkan seseorang lahir di sebuah kota, tumbuh, bermain, belajar bahkan berumahtangga di sana, lalu terusir di usia 53 tahun. Maka tak kuasa Nabi membendung rasa cinta pada negeri kampung halamannya. Karenanya dari kejauhan beliau membalikkan tubuh, menghadap kota tua itu dan berkata, مَا أَطْيَبَكِ مِنْ بَلَدٍ وأَحبَّكِ إلَيَّ، وَلَوْلَا أَنَّ قَوْمِي أَخْرَجُونِي مِنْكِ مَا سَكَنْتُ غَيْرَكِ “Sungguh tak ada negeri yang lebih indah dan aku cintai selainmu. Andai bukan karena mereka mengusirku darimu, niscaya aku akan menetap selamanya.” al-Tirmidzi Renungilah curahan hati Rasulullah untuk kota Mekkah. Padahal saat itu kota Ka’bah bukanlah negeri muslim, bukan daarul Islam, kemusyrikan masih mencengkeram kuat di sana. Mekkah baru menjadi negeri muslim tahun 8 Hijriah pada momen Fathu Makkah. Tapi cinta tanah air, meski bukan negara Islam, di mana dia dilahirkan dan dibesarkan adalah fitrah yang hadir di hati seseorang. Sesampainya di kota Madinah, sepenuh hati beliau berdoa untuk tanah airnya yang baru. اللَّهُمَّ حَبِّبْ إلَيْنَا المَدِينَةَ كَحُبِّنَا مَكَّةَ أوْ أشَدَّ “Ya Allah, tumbuhkan cinta kami pada Madinah sebagaimana cinta Mekkah, bahkan lebih besar lagi.” al-Bukhari Inilah lambang cinta tanah air yang dapat kita teladani dari sirah Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Begitu memasuki kota Madinah, seketika beliau berdoa diberikan cinta melebihi kota kelahirannya. Padahal Madinah kota asing bagi dirinya. Beliau tidak dilahirkan dan dibesarkan di sana. Itu karena Nabi sadar betul, beliau akan hidup dan merawat bumi di dalamnya. Di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung. Saksikanlah bagaimana ketika Rasul hadir di Madinah, permusuhan antara kaum Aus & Khadraj selama 300 tahun berubah menjadi cinta ukhuwah. Sampai hari ini kita masih bisa membaca sejarah, bagaimana Piagam Madinah diakui sebagai konstitusi pertama dalam peradaban manusia. Meski beragama lain, masyarakat Yahudi terjamin hidup dan keamanannya. Di sana kali pertama dalam sejarah manusia, kemajemukan benar terjadi, semua setara, apapun ras, suku, warna kulit, gender mereka. Sebagaimana ditulis oleh Dr. Craig Considine dalam bukunya “Humanity of Muhammad”. 3. Tumpah Darah Setelah 8 tahun hijrah, Muslimin berhasil membebaskan kota Makkah, membersihkan kemusyrikan, 2000 orang masuk Islam, 360 berhala disingkirkan; Saat itulah terjadi kasak-kusuk di antara sahabat kaum Anshar asli Madinah. “Jangan-jangan Rasulullah tidak kembali ke kota Madinah, dan menetap di Mekkah kota kelahirannya.” Maka baginda mengumpulkan semua sahabat Anshar secara khusus, demi menjawab semua kegundahan di hati mereka, perhatikan sabdanya فَوَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَوْلَا الْهِجْرَةُ لَكُنْتُ امْرَأً مِنْ الْأَنْصَارِ وَلَوْ سَلَكَ النَّاسُ شِعْبًا وَسَلَكَتْ الْأَنْصَارُ شِعْبًا لَسَلَكْتُ شِعْبَ الْأَنْصَارِ اللَّهُمَّ ارْحَمْ الْأَنْصَارَ وَأَبْنَاءَ الْأَنْصَارِ وَأَبْنَاءَ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ “Demi Allah yang menggenggam jiwa Muhammad! Kalau bukan karena hijrah, pasti aku termasuk orang Anshar. Andai semua manusia berjalan di sebuah lembah, sementara Anshar menempuh lembah lain, pasti akan kutempuh lembah yang dilalui oleh Anshar. Ya Allah, rahmati kaum Anshar, anak-anak serta keturunan kaum Anshar.” Lihatlah Nabi berjuang maksimal di tanah airnya yang baru, sampai akhir hayat. Kita bisa melihat makam manusia paling mulia itu bersemayam di masjid Nabawi Madinah. Demikianlah karakter asli muslim, all out, seluruh tumpah darah dikorbankan di manapun berada. Beliau menghargai hubungan dan juga tidak menafikan kebersamaan selama ini dengan suku lain. 3. Syariat Mencintai Tanah Air Masih teringat di benak kita, doa cinta Nabi, “Ya Allah, tumbuhkan cinta kami pada Madinah….” Dalam sebuah hadits yang dicatat al-Bukhari dan Ibnu Hizam; Setiap kali Rasul pulang dari safar, kemudian dari kejauhan sudah mulai tampak pucuk-pucuk bagunan Madinah, seketika itu beliau mempercepat tunggangannya agar segera sampai A. Futuhat Islamiyah Semangat cinta tanah air dan bela negeri terus diwariskan generasi ke generasi. Beriring, dakwah Islam dari jazirah Arab masuk negeri Syam, kemudian Persia, lalu bergerak ke arah barat yang mencakup Afrika Utara, Mesir-Maroko. Safar itu pun mengantar kaum muslimin menyeberangi benua asing yang kita kenal dengan Eropa, melalui selat Jabal Thoriq Gibraltar. Silakan baca sejarah. Meskipun berlatar belakang sebagai orang Arab, Persia dan Syam, kaum muslimin membangun peradaban di benua baru itu. Yang tadinya tidak dianggap dalam percaturan dunia, menjadi negeri paling maju, Andalusia. Lihatlah bangsa Eropa sebelum datangnya Islam. Bandingkan setelah cahaya agama Tauhid ini datang. Bahkan Gerbert d’Aurillac yang kemudian dinobatkan menjadi Paus Silvester II pernah mengenyam pendidikan di Kordoba. Inilah mengapa kedatangan muslim ke suatu negeri disebut “futuhat” yang berarti membuka dan membebaskan. Sebagaimana firman Allah, إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُّبِينًا Sungguh akan kami bukakan pintu kemenangan yang nyata kepadamu. al-Fath 1 Karenanya ulama ahli sejarah Islam memilih istilah “fath, futuhat“, bukan “as-saithoroh” yang berarti penguasaan, dominasi, yang cenderung pada penindasan dan penjajahan. Allah berfirman, لَّسْتَ عَلَيْهِم بِمُصَيْطِرٍ Engkau bukanlah orang yang berkuasa atas mereka. al-Ghasyiyah 22 مَا أَنتَ عَلَيْهِم بِجَبَّارٍ Engkau tidak dapat memaksa mereka, Qaaf 45 لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ Tidak ada paksaan dalam beragama. al-Baqarah 256 Inilah dalil yang menjadikan umat Islam berbeda dibanding bangsa lain. 300 tahun kerajaan Mughal India memimpin, sampai hari ini pemeluk agama Hindu masih tahun kesultanan Islam silih berganti meliputi Palestina dan Mesir, sampai hari ini peninggalan sejarah dan aktifitas keagamaan Kristen masih berlangsung. Silakan pelajari bagaimana negara lain menguasai suatu negeri. Inggris mencengkeram India, Belanda menjajah Nusantara, Zionis menjadi kanker di Palestina, China memberangus Turkistan Timur dan Tibet, belum lagi nasib bangsa Indian di Amerika dan Aborigin di Australia. Jelas bukan bandingannya dengan muslimin ketika memasuki suatu wilayah. 1. Muslim Spanyol Cinta tanah air adalah soal loyalitas pada negeri. Di Spanyol kaum muslimin membangun peradabannya dengan sebegitu indah. Tercermin pada istana merah yang sangat iconic di sana, al-Hamra atau al-Hambra. Belum lagi masjid-masjid megahnya. Kota sepak bola Madrid pun peninggalan muslim, diserap dari bahasa Arab “Majrit” yang berarti saluran air. Karena saat itu saluran irigasi yang dibangun Daulah Andalusia sangat bangus, dari yang awalnya panen sekali dalam setahun, jadi 3 kali. Bahkan warga Spanyol masih menggunakan kata “dinero” untuk uang, yang diserap dari bahasa Arab juga. Dapat kita bayangkan bagaimana mukminin membina sebuah wilayah dari segala aspek, politik, spiritual, sosial, pertanian dan ekonomi. 2. Saat Muslim Kalah Muslimin pernah menghadirkan kemajuan di Eropa yang tidak pernah diperbuat oleh masyarakatnya sebelum memeluk Islam. Malahan seorang ilmuan Prancis, Gustave Le Bon sangat menyesali kekalahan kaum muslim yang berakibat pada terhambatnya kemajuan Paris. Maka, di sini kita wajib mengambil pelajaran. Singkat cerita, kaum muslimin harus kalah di kota terakhirnya, Granada 1492. Saat itulah terjadi peristiwa paling memilukan dalam sejarah Spanyol, orang-orang Islam dipaksa memilih murtad atau mati. Inilah penyebab populasi muslim menghilang dari Eropa selama beberapa abad, bahkan hari ini sangat kecil jumlahnya. Di antara mereka ada yang dibunuh hanya karena memiliki kitab suci al-Quran. Semua yang berkaitan dengan Islam dicabut, hingga tidak boleh ada seorangpun menyandang nama-nama Islam, seperti Muhammad, Abdullah, Umar, Ali, dsb. Semua kegiatan ibadah dilarang, sampai kamar mandi pun dihancurkan. Karena mereka tahu, muslim tidak melakukan ibadah kecuali setelah bersuci. Betapa jahatnya, dan bandingkan perlakuan itu tak pernah dilakukan muslim saat memimpin atau memasuki suatu wilayah. Pola yang sama pun masih terjadi hari ini, sebagaimana dialami oleh masyarakat Uighur. B. Cinta Tanah Air Indonesia Jauh ke bawah garis khatulistiwa ada sebuah kawasan yang kita kenal dengan Nusantara dan Tanah Melayu. Hari ini mayoritas penduduknya beragama Islam. Namun, apakah ada invasi militer dari kerajaan muslim yang saat itu berkuasa atas dunia? Tidak. Justru bangsa ini menjadi muslim dengan senang hati, melalui akhlak mulia para da’i, wali Allah dan pedagang. Dengan damai negeri ini bertransformasi menjadi masyarakat muslim. Tanpa sedikitpun ada gerakan Tanam Paksa, Romusa atau Hindia Utsmani. Lebih dari itu, masyarakat muslim adalah komunitas pertama dan paling nyaring dalam melawan kolonialisme Portugis, Belanda, Inggris, serta Jepang. Karena muslim tak suka dijajah. Karena dijajah artinya tidak bisa shalat dan puasa, dilarang wakaf produktif, serta merusak jalinan ukhuwah persaudaraan. Islam punya hukum amar ma’ruf dan nahi munkar. Muslim tidak bisa hidup sementara sahabatnya ditindas. 1. Jihad Merdeka Generasi ke generasi nafasnya sama, ingin bisa shalat dan ngaji secara normal, harapan ini terangkum dalam satu kata, “merdeka”, dengan cara berjihad. Di Mekkah ada syaikh Khatib Ahmad al-Minangkabawi, dari namanya kita tahu beliau berasal dari tanah Minangkabau. Beliau adalah ulama, guru dari bapak-bapak bangsa Indonesia hari ini. Di antara murid beliau Hadratus syaikh Hasyim Asy’ari pendiri Nahdlatul UlamaK. H. Ahmad Dahlan pendiri MuhammadiyahAbdul Karim Amrullah, alias Haji Rasul ayah dari Buya Hamka Beliau tidak hanya mengajari ilmu Islam di Kota Suci, tapi juga membawa kegundahan tentang penjajahan di negeri ini. Beliau selalu mendorong persatuan anak bangsa untuk mengusir penjajah. Kita juga tahu Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh K. H. Hasyim Asy’ari. Bacalah bagaimana perjuangan pangeran Diponegoro hingga Imam Bonjol. Mereka semua ulama, yang diserukan adalah JIHAD. Kalau hari ini kita mengkerdilkan kata “jihad”, menjadikannya kambing hitam atas kejahatan terorisme, sungguh kita telah khianat. Maka tunggulah akibat dari pembelotan tersebut. C. Contoh Sikap Cinta Tanah Air dalam Islam Kemerdekaan bukanlah perjalanan satu-dua hari. Tapi ia shirat panjang yang harus dijaga generasi masa kini. Sebagaimana tertulis dalam artikel ini, antaranya Mendoakan kebaikan dan penduduk dan dalam pembangunan jiwa dan pengorbanan para syuhada dan Siapa tak kenal sejarahnya, ia tak mengenal identitasnya, maka ia tak punya harapan untuk meraih kebesarannya. Adapun “hubbul wathon minal iman” bukanlah hadits. Menurut konteks ini, yang benar adalah “hubbul wathon fitrotul muslimin” cinta tanah air adalah fitrah seorang muslim.